Rabu, 29 Januari 2014

PERANCANGAN APLIKASI ARDUINO PADA ALAT PENGAMAN PINTU DENGAN LOGIN DAN PASSWORD


Bias Surya K, Nurul Huda dan Seno Aji N , Teknik Elektronika,Politeknik Negeri Semarang


Abstract
Berkembangnya teknologi seperti sekarang ini, sistem keamanan dapat dilakukan dengan menggunakan alat elektronik sebagai pengganti sistem keamanan konvensional. Alat keamanan pintu ini menggunakan selenoid dan mengendalikannya dengan keyboard. Alat ini dirancang dengan memanfaatkan mikrokontroller arduino uno sebagai pengendali utama, dimana keyboard berfungsi sebagai alat input kode login dan password yang memberikan perintah pada arduino untuk mengendalikan driver selenoid.
Alat ini bekerja ketika ada masukan kode dari keyboard, jika pada keyboard ditekan enter maka lampu LED akan berkedip sekali secara terus menerus. Kedipan tersebut dapat diartikan sebagai permintaan kode login, jika kode login yang dimasukan benar maka LED akan berkedip 2 kali secara terus menerus. Kedipan ini dapat diartikan sebagai permintaan kode password, jika kode password yang dimasukan benar LED akan berhenti berkedip dan akan menyala terus begitu juga elektrik strike akan “open”. Pintu akan kembali mengunci setelah beberapa menit saat pintu terbuka.
Kata kunci : arduino, electrike strike, keyboad, driver.
The development of today's technology, the security system can be done using electronic means instead of a conventional security system. The door security appliance uses solenoid and control it with the keyboard. This tool is designed to utilize the Arduino Uno microcontroller as the main controller, which functions as a keyboard input device IDs and passwords that provide command to the Arduino to control the solenoid driver.
It works when there is input from the keyboard code, if the enter key on the keyboard is pressed then the LED light flashes continuously once. The flicker can be interpreted as a demand for a login code, if the code is entered correctly logged on then the LED will flash 2 times continuously. This flicker can be interpreted as a demand for a password code, if the code is entered the password correctly the LED will stop flashing and will continue to be so well lit electric strike would be "open". Doors will re-lock after a few minutes when the door opened.
Keyword : arduino, electric strike, keyboard, driver.

                                                                                                         I.           PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Pintu merupakan alat yang sangat penting dalam suatu rumah, kantor dan ruangan. Sebab pintu adalah lapis pertama untuk melindungi isi ruangan, karena hal tersebut yang harus memiliki sistem keamanan pintu. Pintu memiliki bermacam model dalam jenis kunci seperti kita ketahui pada zaman dahulu kunci bentuknya lubang kunci cukup besar dan juga didukung oleh kuncinya yang cukup besar hal tersebut tidak luput juga dari tindak kriminal seperti pengandaan kunci yang marak terjadi. Oleh karena itu para ahli perancang kunci pintu merancang kunci pintu yang lubangnya kecil dan juga banyak sekali sela- sela lobang pintu banyak batang- batang tembaga atau besi untuk sistem keamanan pintu agar tidak dapat digandakan seperti model yang dahulu. Para pelaku tindak kriminal memiliki cara untuk mengatasi tersebut sehingga sangat sulit untuk melindungi rumah terutama pintu rumah.
Para ahli perancang pintu membentuk rancangan pintu menggunakan kunci pintudengan rangkaian elektronika yang banyak sekali kita jumpai disekitar rumah atau pun perusahan. Sistem keamanan tersebut hanya dilindungi oleh password jika kita ingin memasuki pintu kita harus mengetahui passwordnya terlebih dahulu.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dirancang suatu alat yang dilengkapi dengan login dan password dari keyboard untuk membuka pintu (elektrik strike).
1.2 Rumusan Masalah
          Berdasarkan permasalahan yang terdapt pada latar belakang, disusun rumusan masalah sebagai berikut:
1)      Bagaimana merancang alat pengaman pintu dengan login dan password ?
2)      Bagaimana menggunakan keyboard untuk membuka elektrik strike ?
      3)      Bagaimana merancang sistem antarmuka antara Atmega Uno dengan keyboard dan elektrik strike?
1.3 Ruang Lingkup
                Berdasarkan rumusan masalah diatas, agar pembahasan terfokus pada pokok pembahasan maka masalah yang akan dibahas pada alat ini adalah sebagai berikut :
1)       Masukan pada keyboard berupa login dan password.
2)       Kode yang dimasukan melalui keyboard lebih dari satu.
3)       Password hanya bisa diganti melalui program.

1.4 Tujuan
Tujuan dari pembuatan alat ini adalah merancang dan membuat suatu alat pengaman pintu dengan password dan login dari keyboard untuk membuka pintu sehingga akan membantu mengamankan rumah dari tindak kriminal.

                                                                                                                                                      II.         TINJAUAN PUSTAKA

Penjelasan dan uraian teori penunjang yang digunakan dalam membuat alat ini diperlukan untuk mempermudah pemahaman tentang cara kerja rangkaian maupun dasar-dasar perencanaan pembuatan alat. Teori – teori yang akan dijelaskan dalam bab ini meliputi Arduino Uno, keyboard, dan elektrik strike.
2.1 Arduino Uno R3
Arduino UNO adalah sebuah board mikrokontroler yang didasarkan pada ATmega328 (datasheet). Arduino UNO mempunyai 14 pin digital masukan/keluaran (6 di antaranya dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, sebuah osilator Kristal 16 MHz, sebuah koneksi USB, sebuah power jack, sebuah ICSP header, dan sebuat tombol reset. Arduino UNO memuat semua yang dibutuhkan untuk menunjang mikrokontroler, mudah menghubungkannya ke sebuah computer dengan sebuah kabel USB atau mensuplainya dengan sebuah adaptor AC ke DC atau menggunakan baterai untuk memulainya.


          Gambar 2.1 Arduino Uno
      Sumber :http://arduino.cc/en/Main/arduinoBoardUno

Setiap 14 pin digital pada Arduino Uno dapat digunakan sebagai masukan dan keluaran, menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan digitalRead(). Fungsi-fungsi tersebut beroperasi di tegangan 5 Volt. Setiap pin dapat memberikan atau menerima suatu arus maksimum 40 mA dan mempunyai sebuah resistor pull-up (terputus secara default) 20-50k Ohm. Selain itu, beberapa pin mempunyai fungsi-fungsi spesial:
§ Serial: 0 (RX) dan 1 (TX). Digunakan untuk menerima (RX) dan memancarkan (TX) serial data TTL (Transistor-Transistor Logic). Kedua pin ini dihubungkan ke pin-pin yang sesuai dari chip Serial Atmega8U2 USB-ke-TTL.
§ External Interrupts: 2 dan 3. Pin-pin ini dapat dikonfigurasikan untuk dipicu sebuah interrupt (gangguan) pada sebuah nilai rendah, suatu kenaikan atau penurunan yang besar, atau suatu perubahan nilai. Lihat fungsi attachInterrupt() untuk lebih jelasnya.
§ PWM: 3, 5, 6, 9, 10, dan 11. Memberikan 8-bit PWM output dengan fungsi analogWrite().
§ SPI: 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK). Pin-pin ini mensupport komunikasi SPI menggunakan SPI library.
§ LED: 13. Ada sebuah LED yang terpasang, terhubung ke pin digital 13. Ketika pin bernilai HIGH LED menyala, ketika pin bernilai LOW LED mati.
Arduino UNO mempunyai 6 input analog, diberi label A0 sampai A5, setiapnya memberikan 10 bit resolusi (contohnya 1024 nilai yang berbeda). Secara default, 6 input analog tersebut mengukur dari ground sampai tegangan 5 Volt, dengan itu mungkin untuk mengganti batas atas dari rangenya dengan menggunakan pin AREF dan fungsi analogReference(). Di sisi lain, beberapa pin mempunyai fungsi spesial:
§ TWI: pin A4 atau SDA dan pin A5 atau SCL. Mensupport komunikasi TWI dengan menggunakan Wire library
Ada sepasang pin lainnya pada board:
§ AREF. Referensi tegangan untuk input analog. Digunakan dengan analogReference().
§ Reset. Membawa saluran ini LOW untuk mereset mikrokontroler. Secara khusus, digunakan untuk menambahkan sebuah tombol reset untuk melindungi yang memblock sesuatu pada board.
2.2 Keyboard
      Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer.
                               
      Sebuah keyboard seperti miniatur komputer. keyboard mempunyai prosesor sendiri dan rangkaian sirkuit yang membawa informasi menuju dan dari prosesor tersebut. Bagian terbesar dari rangkaian keyboard berupa “key matrix”. “key matrix” adalah sebuah kisi rangkaian dibawah tombol-tombol keyboard. Di dalam keyboard, tiap rangkaiannya terputus (seperti saklar) pada titik dibawah tiap tombol. Ketika kita menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah saklar, menjadikan rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik melaluinya. Jika kita lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan menekan tombol tersebut berulang-ulang.
      Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup (tersambung karena adanya penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan lokasi yang rangkaian tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan dalam ROM (read only memory) keyboard. Peta karakter pada dasar nya adalah tabel daftar karakter yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau kombinasi tombol beserta karakter yang direpresentasikannya. Sebagai contoh, peta karakter memberitahu prosesor bahwa menekan tombol “a” sendirian menghasilkan huruf kecil “a”, tetapi tombol Shift bersama tombol “a” bersama-sama akan menghasilkan huruf kapital “A”.
2.3 Elektrik Strike
      Electric strike merupakan sebuah alat penguncian elektrik dengan lacthing solenoid sebagai perangkat utamanya. Lacthing solenoid adalah sebuah pengunci yang terdiri dari kumparan kawat berbentuk tabung panjang dengan lilitan yang sangat rapat . Sebuah kawat dibentuk seperti spiral yang selanjutnya disebut kumparan , apabila dialirkan arus listrik maka akan berfungsi seperti magnet batang.
               
      Kunci Electric Strike beroperasi dengan mengirimkan arus listrik kepada solenoida untuk melepaskan dan membuka pintu atau sebaliknya tergantung dari arus listrik yang dialirkan.Electric Strike dapat dipasangkan dengan satu set kunci remote control yang menggunakan teknologi radio frekuensi untuk kartu atau akses kontrol sidik jari /fingerspot akses kontrol. Electric Strike dalam instalasi terbagi menjadi dua konfigurasi dasar:
Ø  Fail secure (Normaly open)
Dalam konfigurasi ini, akan terbuka saat kunci dialirkan arus listrik. Kunci ini akan tetap terkunci dalam apabila tidak ada arus listrik.
Ø  Fail safe (normaly close)
Dalam konfigurasi ini, beroperasi sama seperti kunci magnetik akan terbuka saat kunci tidak ada aliran arus listrik. Jika ada listrik, pintu akan terbuka hanya dengan menjadi mendorong / membuka.

                                                                                                                                                       III.        PERANGKAT ALAT

Bab ini membahas tentang perancangan dan pembuatan alat pengukuran tegangan dengan keluaran suara. Pada perancangan system ini meliputi perancangan perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware). Meliputi perancangan pada arduino dengan antarmuka keyboard dan  elektrik strike dengan menggunakan bahasa C dengan compiler Arduino cc.
3.1 Penentuan Spesifikasi Alat
Spesifikasi alat ditetapkan terlebih dahulu sebagai acuan dalam perancangan. Spesifikasi alat yang direncanakan adalah sebagai berikut :
1)       Alat ini menggunakan keyboard PS/2 sebagai masukan kode.
2)       Alat ini menggunakan 2 kode, yaitu : kode login dan kode password.
3)       Mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino Uno R3.
4)       Untuk mengubah kode login dan password harus melalui IDE arduino.
5)       Alat ini menggunakan elektrik strike sebagai kunci pada pintu.
3.2 Perancangan Diagram Blok
Diagram blok sistem merupakan salah satu bagian terpenting dalam perancangan dan pembuatan alat ini, karena dari diagram blok dapat diketahui prinsip kerja keseluruhan rangkaian. Tujuan lain diagram blok ini adalah memudahkan proses perancangan dan pembuatan pada masing-masing bagian, sehingga akan terbentuk suatu sistem yang sesuai dengan perancangan sebelumnya. Diagram blok sistem ditunjukan pada gambar dibawah :

Keterangan :
Ø  Keyboard PS/2 difungsikan sebagai alat untuk memasukan kode login dan kode keyboard.
Ø  Mikrokontroller arduino uno berfungsi sebagai pusat pengolah data atau dapat dikatakan sebagai CPU, yang mana tugasnya mengelola semua data yang masuk dan data yang keluar.
Ø  Driver merupakan rangkaian elektronik dimana fungsinya sebagai penyangga output untuk input yang kecil.
Ø  Elektrik strike mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan selenoid, dimana didalam elektrike strike terdapat kawat yang dibentuk spiral dan apabila dialiri arus listrik maka dapat berfungsi sebagai magnet batang.
3.3 Prinsip Kerja Alat
Alat ini menggunakan keyboard sebagai masukan kode login dan password. Saat alat pertama kali dijalankan LED pada keadaan meti dan elektrik strike pada kondisi close. Jika ditekan tombol “ENTER” pada keyboard LED akan berkedip sekali secara terus menerus, yang artinya alat tersebut meminta masukan kode login. Jika kode login yang dimasukan benar maka LED akan berkedip 2 kali secara terus menerus, yang artinya alat tersebut meminta masukan password. Jika password yang dimasukan benar maka LED akan menyala terus dan elektrik strike akan open. Setelah beberapa menit berlangsung maka LED akan kembali berkedip 1 kali secara terus menerus dan elektrike strike akan kembali close.
3.4 Perancangan Perangkat Keras
Perancangan perangkat keras  untuk mendeteksi tegangan membutuhkan rangkaian catu daya sebagai sumber aduino maupun sumber untuk driver elektrike strike., rangkaian masukan berupa conektor PS/2 dan rangkaian keluaran berupa driver elektrik strike.
3.4.1 Rangkaian masukan
Rangkaian masukan ini terdiri dari papan yang berletakan socket Mini DIN 6 pin, resistor, dan kapasitor. Socket mini DIN 6 pin adalah socket untuk keyboard PS/2, berikut gambarnya :
Resistor pada rangkaian input berfungsi sebagai pull – up. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah :
3.4.2 Rangkaian Keluaran
Dalam merancang rangkaian keluaran pada alat ini ada hal yang perlu diperhatikan, diantaranya memilih rangkaian driver yang sesuai dengan output. Disini kita menggunakan driver on/off dengan IC ULN2003.
Kita memilih ULN2003 karena output yang akan di driver hanya mengkonsumsi arus sekitar 400mA sedangkan untuk ULN2003 mampu mendriver arus sebesar 500mA per satu bagian. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah :

3.5 Perancangan Perangkat Lunak
Perangkat lunak ini berfungsi untuk mengatur kinerja keseluruhan dari sistem yang terdiri dari beberapa perangkat keras sehingga sistem ini dapat bekerja dengan baik. Perangkat lunak yang dirancang dengan menggunakan arduino cc. Untuk memberikan gambaran umum jalannya program dan memudahkan pembuatan perangkat lunak, maka dibuat diagram alir yang menunjukan jalannya program. Diagram alir program utama ditunjukan pada gambar dibawah :
                                Gambar 3.5. Diagram alir utama

Cara kerja sistem berdasarkan flow chart diatas adalah saat program pertama kali dialankan arduino akan melakukan inisialisasi masukan dan keluaran. setelah itu arduino akan membaca data dari keyboard kemudian membandingkannya. Jika data yang masuk tidak sama dengan data tombol “ENTER” maka arduino akan membaca data dari keyboard. Jika data yang masuk sama dengan data tombol “ENTER” maka LED kedip 1X. Setelah itu arduino akan kembali membaca data dari keyboard dan kembali membandingkannya dengan kode login. Jika data yang dibandingkan sama dengan kode login maka LED akan kedip 2X dan jika data yang dibandingkan tidak sama dengan kode login LED akan kembali berkedip 1X. Setelah memasukan kode login, arduino akan kembali membaca keyboard dan membandingkan data yang masuk dari keyboard. Jika data yang masuk sama dengan kode password maka LED akan menyala dan elektrike strike akan open. Jjika data yang dibandingkan tidak sama dengan kode password maka LED akan kembali berkedip 2X. Setelah elektrike strik open arduino akan mulai mencatat waktu dan membandingkannya dengan waktu referensi. Jika waktu yang dicatat kurang dari waktu referensi maka elektrik strike akan tetap open dan jika waktu yang dicatat lebih dari sama dengan waktu referensi maka elektrik strike akan menutup, LED akan menyala dan arduino akan kembali membaca keyboard. Begitu seterusnya.

IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
Dalam bab ini membahas pengujian dan analisis alat yang telah dirancang dari peralatan yang telah dibuat. Pengujian dilakukan dengan pengukuran tiap-tiap blok dengan tujuan mengamati apakah blok-blok tersebut bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian ini dilakukan berdasarkan pada masing-masing rangkaian pendukung secara keseluruhan. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian terhadap:
1)                   Pengujian rangkaian masukan
2)                   Pengujian rangkaian driver
3)                   Pengujian sistem secara keseluruhan

4.1 Pengujian Rangkaian Masukan
Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui rangkaian masukan dapat berkerja dengan baik sesuai perancangan  dan hasil yang diharapkan sesuai keadaan yang telah direncanakan. Berikut adalah diagram blok dari sistem pengujian rangkaian masukan :

               
Gambar 4.1 diagram blok pengujian rangkaian masukan
Dari hasil pengujian diharapkan arduino dapat membaca data dari keyboard saat tombol ditekan dan kembali dilepas. Data yang dibaca dari keyboard akan ditampilkan di serial monitor untuk mengetahui berapa nilai data dari keyboard yang dibaca arduino.

4.2 Pengujian Rangkaian Driver
Pengujian rangkaian driver ini bertujuan untuk mengetahui tiap pin masukan keluaran pada IC ULN2003 pada rangkaian driver dapat berkerja dengan baik. Berikut adalah diagram blok dari sistem pengujian rangkaian driver :

Dari hasil pengujian ini diharapkan driver dapat mengkontrol elektrike strike. Rangkaian Driver ini diharapkan  akan berkerja jika diberi logic “0” dan jika diberi logic “1” driver ini tidak akan berkerja.

4.3 Pengujian Sistem Secara Keseluruhan
Pengujian sistem secara keseluruhan ini bertujuan untuk membuktikan, apakah pengujian dari setiap blok diatas dapat menjadi suatu sistem yang diharapkan. Dengan pengujian ini, juga dapat diketahui apakah alat yang dirancang telah bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang telah direncanakan pada awal perancangan sistem. Pengujian dilakukan dengan merangkaikan alat-alat seperti pada blok diagram sistem, mengaktifkan semua alat yang telah dirakit, kemudian mengamati kerja sistem.



V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian tiap blok dan pengujian sistem secara keseluruhan yang telah dilakukan dalam bab IV, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :
1)         Data yang dihasilkan keyboard tiap tombol berbeda – beda.
2)         Data keluaran keyboard setiap tombol terdiri dari 2 data yaitu data saat ditekan dan data saat dilepas.
3)         Rangkaian driver akan berkerja ketika diberi logic “0” dan tidak akan berkerja jika diberi logic “1”.
4)         IC ULN2003 terdiri dari 7 buah buffer dan setiap buffer mampu mengalirkan arus ±500mA.

5.2 Saran
Dalam perancangan dan pembuatan alat ini masih terdapat kelemahan dan kekurangan dari sistem. Saran – saran sangat diperluhkan untuk menunjang pengembangan dan penyempurnaan alat ini. Saran – saran yang dibutuhkan sebagai berikut :
1)       Alat ini mungkin bisa ditambahkan program untuk me-reset dan membuat kode login dan password yang baru lewat keyboard.


DAFTAR PUSTAKA
NN. “PS/2 keyboard library”. Electronic project.
Diunduh 09 nopember 2013 21:08:24

Petr, Simandl.Description of the communication protocol between  AT keyboard and PC”. PC keyboard.

NN. 2013. “kunci elektrik strike”. Informasi teknologi akses kontrol.

Suryono. 2012. “Definisi, Jenis dan Cara Kerja Keyboard”. Blogspot.

Diunduh 27 Nopember 2013 20:22:42
Fadillah. 2011. “Mengenal mikrocontroller arduino”. Blogspot.
Diunduh 27 Nopember 2013 20:20:00

Nama penulis Bias Surya Khatulistiwa. Penulis dilahirkan di semarang tanggal 19 juni 1993. Penulis telah menempuh pendidikan formal di TK  bunga harapan 2, SD Plamongan sari 02, SMPN 14 semarang, dan Smk SMA 15 Semarang. Tahun 2011 penulis telah menyelesaikan pendidikan SMA. Pada tahun 2011 penulis mengikuti seleksi mahasiswa baru diploma (D3) dan diterima menjadi mahasiswa baru diploma (D3) di kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines) dengan Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Penulis terdaftar dengan NIM. 3.32.11.1.06. Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan mengenai penelitian ini, bisa menghubungi 085741324030 atau melalui via email: Biassuryak@yahoo.com

Nama penulis Nurul Huda. Penulis dilahirkan di Pati tanggal 23 juni 1994. Penulis telah menempuh pendidikan formal di TK  setia putra SD guwo 3, SMPN 1 jekulo kudus, dan SMKN 2 pati. Tahun 2011 penulis telah menyelesaikan pendidikan SMK. Pada tahun 2011 penulis mengikuti seleksi mahasiswa baru diploma (D3) dan diterima menjadi mahasiswa baru diploma (D3) di kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines) dengan Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Penulis terdaftar dengan NIM. 3.32.11.1.18. Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan 

3 komentar: