Selasa, 28 Januari 2014

Sistem Keamanan Menggunakan Tuas Kendali


Akhmad Vivid Akhmad1Akhmad Vivid H,2 Evinda Agi K,3 Ony Akbar M, 4Samuel Beta K
1Penulis, Mahasiswa Jurusan Teknik Elektronika Politeknik Negeri Semarang
4Dosen Pembimbing, Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektronika Politeknik Negeri Semarang
Politeknik Negeri Semarang
Electronics Engineering State Polytechnic of Semarang 
Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang 
Jln. Prof.H. Soedarto, SH 50275 INDONESIA

1vividharyanto@gmail.com2evinda_agi@yahoo.com3onymahendra@gmail.com


 Kata kunci— Tuas kendali, kunci pintu elektrik, arduino uno.

AbstractThe development of security system, now is very advanced. The application of the security system on a door or window that it already can be locked automatically. With just typed the code or cipher desired a door can open or closed without having to bring the key wheresoever as well as the conventional key. In the journal will be used Joy Stick as enter the code or cipher to give orders open or closed to output, and output using Cabinet Door Lock. Cabinet Door Lock use of force of an electromagnet who can hold a heavy load and having the measure of being compact so that it can be used on the door by the size of the frame is small. So it is more suited for the door of the indoor. The door locks this electricity can be easily be integrated with access control system.
KeywordsJoy stickk, cabinet door lock, arduino uno.



I.     PENDAHULUAN

Perkembangan sistem keamanan saat ini sudah sangat maju. Aplikasi sistem keamanan pada pintu atau jendela saat ini sudah dapat terkunci secara otomatis. Dengan hanya memasukkan kode atau sandi yang dikehendaki suatu pintu dapat terbuka atau tertutup tanpa harus membawa kunci kemanapun seperti halnya kunci konvesional pada umumnya. Dalam jurnal ini akan digunakan Tuas Kendali sebagai masukkan kode atau sandi untuk memberi perintah buka atau tutup menuju ke keluaran, dan kluaran disini menggunakan Kunci Pintu Elektrik. Kunci Pintu Elektrik menggunakan kekuatan elektromagnet yang dapat menahan beban berat dan memiliki ukuran yang kompak sehingga dapat digunakan pada pintu dengan ukuran frame yang kecil. Sehingga lebih cocok digunakan untuk pintu bagian dalam. Kunci Pintu Elektrik  ini dapat dengan mudah diintegrasikan dengan akses control system.


II.     PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas akan akan ditentukan beberapa rumusan masalah yaitu
1.       Apakah alat yang digunakan untuk membuka kunci pintu almari dengan kode?
2.       Apakah fungsi dari komponen tersebut?
3.       Bagaimana program yang digunakan untuk mengatur masukan dan keluaran?
4.       Bagaimana hasil yang didapatkan alat?

Adapun yang membatasi alat ini adalah
1.       Alat ini dapat berfungsi jika sesuai kode yang di masukkan benar
2.       Input yang dapat digunakan hanya 12 Volt
3.       Hanya menggunakan masukan tuas kendali untuk membuka kunci pintu almari

III.     METODOLOGI

Target proyek ini menjalankan program yang dapat diimplementasikan langsung terhadap alat. Langkah -  langkah pembuatan Proyek Arduino dapat didefinisikan sebagai berikut :
1.       Studi pustaka alat dan bahan
2.       Perancangan perangkat lunak dan program
3.       Implementasi program,
4.       Pengujian perangkat lunak dan perangkat keras
5.       Analisa
6.       Laporan

A.     Tinjauan Pustaka


a)       Arduino Uno

Arduino adalah pengendali micro single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirangcang untuk memudahkan penggunaan alat elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri. Arduino adalah kit mikrokontroller yang serba bisa dan sangat mudah penggunaannya. Untuk membuatnya diperlukan chip programmer ( untuk menanamkan bootloader Arduino pada chip ).
Arduino merupakan single board hardware yang open-source dan juga softwaerenya pun dapat dugunakan secara open-source juga. Di sisi software Arduino dapat dijalankan di multi platform, yaitu seperti linux, windows, ataupun mac. Hardware arduino merupakan mikrokontroller yang berbasiskan AVR dan ATMEL yang didalamnya sudah diberi bootloader dan terdapat pin I/O yang standart.  





Gambar 1. Arduino

b)       Tuas Kendali

Adalah sebuah perangkat keras komputer yang berbentuk tuas dan dapat bergerak kesegala arah.Tuas kendali merupakan piranti pendukung secara tidak langsung. Gerakan yang terjadi pada tuas kendali dikendalikan oleh gerakan tuas atau dengan memberi tekanan pada tuas. Biasanya pada tuas kendali terdapat tombol yang dapat diasosiasikan dan di dipilih pada papan ketik.Setelah tuas kendali mulai menerima perintah maka tuas kendali akan mengirimkan data yang menunjukan ID dari tuas kendali.Pada saat yang bersamaan ketika tuas kendali mengirim ID mikrokontroler juga mengirim data untuk meminta data dari tuas kendali. Ketika tuas kendali sudah menerima data maka tuas kendali akan membalas dengan mengiri data sebagai pemeberitahuan bahwa data akan segera dikirim. Lalu tuas kendali mengirim data 6x8 bit yang berisi informasi tombol mana saja yang sedang ditekan (semua tombol adalah aktif low). Cara kerja alat ini disesuaikan dengan protokol akses/komunikasi antara arduino dan tuas kendali PS2. Akses data berupa serah terima paket data (beberapa byte) antara tua kendali dan PS2 yang berisi inisiasi komunikasi sampai informasi tombol mana saja yang sedang dioperasikan (ditekan) serta untuk mode analog juga berisi informasi pembacaan data analog-analog tersebut (tiap analog tersusun atas dua buah potensiometer). Dengan memanfaatkan sistem yang sama antara PS2 dan tuas kendali nya, alat yang dibuat (menggantikan posisi PS2) akan mengakses data tuas kendali PS2. Selanjutnya alat yang dibuat dilabelkan dengan arduino untuk mempermudah. Jadi komunikasi antara arduinotuas kendali PS2. Untuk mengakses tuas kendali PS2, menggunakan komunikasi SPIFull Duplex Di mana konfigurasi pin nya adalah MISO,MOSI,SCK,SS,VCC,GND.

Gambar 2. Radio Frekuensi Penerima


c)       Kunci Pintu Elektrik

    Adalah perangkat kontrol akses untuk kunci pintu.Alat ini di gunakan menggantikan daun pintu yang sering menimbulkan pencurian.Dengan sistem pengait untuk menutup kuncinya.Bekerja apabila mendapatkan  tegangan 12 volt dan arus 500mA.
                        

Gambar 3. Kunci Pintu Almari

d)       Perencanaan Sistem



Gambar 4. Diagram perencanaan sistem

e)       Mekanisme Kerja

1.    Masukan        : Tuas Kendali
Keluaran        : Kunci Pintu elektrik
2.    Tuas kendali sebagai input akan memberikan perintah berupa data.Dengan komunikasi berupa SPI ke arduino.
3.    Pembacaan komunikasi antara arduino dengan tuas kendali.Data yang di kirim berupa analog.
4.    Data yang diterima dari tuas kendali akan di proses oleh oleh arduino dan di keluarkan ke kunci pintu elektrik. 
5.    Kunci elektrik akan terbuka apabila kode yang di kirimkan benar dari tuas kendali.

f)        Pembuatan Program



Gambar 5. Diagram Alir Program

IV.     PENGUJIAN DAN ANALISA

A.     Pengujian Alat

Rangkai alat sesuai dengan konfigurasinya.Apabila tuas kendali sudah terbaca benar oleh arduino maka akan muncul pada serial monitor.Saat tombol X tuas kendali di tekan maka akan muncul tulisan pada serial monitor “tombol X di tekan “ apabila tombol X di lepas maka akan muncul pada layar monitor “tombol X di lepas”.Begitu juga dengan tombol yang lain pada tuas kendali yaitu tombol kotak,tombol segitiga,tombol bundar,tombol arah kanan,tombol arah kiri,tombol arah atas,tombol arah bawah,tombol start,tombol select,tombol R1,tombol R2,tombol L1,tombol L2.Namun pada analog tuas kendali data yang di kirim berupa nilai analog dengan nilai maksimal 255 dan minimal 0.
 Apababila nilai analog sesuai dengan kode yang kita tentukan maka kunci pintu elektrik akan terbuka.


Gambar 6. Proses Pengujian Alat

B.     Hasil Percobaan


 

Gambar 7. Pengecekan Tuas Kendali



Gambar 8. Hasil Percobaan Pembacaan Tombol



Gambar 9. Hasil Percobaan Kode Analog Buka Kunci



Gambar 10. Hasil Percobaan Menutup Kunci

V.     PENUTUP

A.     Kesimpulan

Setelah melakukan tahap perencanaan dan pembuatan sistem yang kemudian dilanjutkan dengan tahap pengujian. Maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1.       Tuas kendali PS2 bisa di aplikasikan untuk membuka dan menutup kunci.
2.        Kunci pintu elektrik sangat bermanfaat untuk menggantikan kunci pintu biasa karena aman penggunaannya.
3.       Data yang di kirim melalui komunikasi SPI berupa analog yang akan di olah oleh arduino.

B.     Saran

1.       Pada  pemesanan kunci pintu elektrik jangan sampai mepet agar toko online masih punya stocknya.2.
2.       Nilai analog harus benar benar tepat agar kode yang di butuhkan bisa sesuai dengan yang di butuhkan.

REFERENSI

[3]        http://id.wikipedia.org/wiki/Joystick (diakses tanggal 3 Desember 2013)
[4]         (diakses 25 Oktober 2013)


Akhmad Vivid Haryanto lahir di Semarang pada tanggal 3 September 1993.Telah menempuh pendikikan formal di SDN Temuireng 01 Blora (lulus tahun 2005), SMPN 2 Randublatung (lulus tahun 2008), dan SMAn 1 Ungaran (lulus tahun 2011). Saat ini sedang menempuh pendidikan diploma (D3) di Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan mengenai penelitian ini, bisa menghubungi 08562653106 atau melalui e-mail : vividharyanto@gmail.com

Evinda Agi Kurnia lahir di Kuduspada tanggal 1 Juli 1993.Telah menempuh pendikikan formal di SDN Kaliputu 01 Kudus (lulus tahun 2005), SMPN 3 Kudus (lulus tahun 2008), dan MAN 2 Kudus (lulus tahun 2011). Saat ini sedang menempuh pendidikan diploma (D3) di Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan mengenai penelitian ini, bisa menghubungi 088215487221 atau melalui e-mail : evinda_agi@yahoo.com.

Ony Akbar Mahendra lahir di Semarang pada tanggal 12 Maret 1992.Telah menempuh pendikikan formal di SDN Tegalsari 01 Semarang (lulus tahun 2004), SMPN 39 Semarang (lulus tahun 2007), dan SMKN 4 Semarang (lulus tahun 2010). Saat ini sedang menempuh pendidikan diploma (D3) di Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan mengenai penelitian ini, bisa menghubungi 08995897537 atau melalui e-mail : onymahendra@gmail.com

1 komentar:

  1. pakai lampu emergency LED merk Sistematik http://www.rajaledindonesia.com/Lampu-neon-TL-LED/lampu-neon-darurat-emergency

    BalasHapus